Langsung ke konten utama

Cara Membuat Kopi Menggunakan French Press



Ada sejuta cara untuk menikmati kopi. Tapi pada akhirnya, apa yang kita cari adalah secangkir kopi yang panas dan nikmat untuk menemani kita di pagi hari.

Sebuah kebahagiaan yang sederhana.

French Press adalah salah satu cara termudah dan paling murah untuk menghasilkan kopi yang enak.

French Press menggunakan plunger untuk menekan campuran kopi dan air panas untuk mendapatkan kopi yang kuat dan agak berminyak (didalam kopi mengandung minyak yang biasa disebut lemak pada kopi).

Plunger memiliki filter untuk memastikan bubuk kopi tidak menyatu dengan hasil dikarenakan adanya filter tersebut dan hanya kopi yang dapat melewatinya sehingga menghasilkan sebuah kopi yang nikmat. Ini berarti bahwa bubuk kopi harus lebih kasar daripada yang digunakan dalam kopi pour over (chemex, v60, kalita).

Alat-alat yang dibutuhkan:
  • French Press
  • Ketel
  • Kopi
  • Penggiling Kopi
  • Timer
  • Timbangan Digital
  • Sendok Kayu


Instruksi Penyeduhan dengan French Press:
  1. Selalu pastikan bahwa alat dan air yang digunakan selalu bersih.

  2. Rebus air sebanyak 430 gram, air harus bersih.

  3. Giling biji kopi sebanyak 24 gram (tergantung selera, takaran dapat dilihat dibawah artikel). Hasil gilingan kopi harus coarse/ kasar seperti pasir.

  4. Letakkan bubuk kopi di dasar French Press.

  5. Setelah air mendidih (sekitar suhu 92-95 derajat celcius), siram semua air panas kedalam French Press secara perlahan.

  6. Sobat akan melihat bubuk kopi naik keatas setelah disiram air panas, gunakan sendok kayu untuk mengaduk agar kopi dan air tercampur dengan rata.

  7. Ketika kopi dan air sudah tercampur, letakkan Plunger ke French Press sekitar 1-2cm diatas kopi yang telah tercampur tadi. Jangan ditekan dulu!.

  8. Biarkan kopi meresap selama 4 menit. Jangan disentuh sob! kesabaran sobat akan membuahkan hasil.

  9. Setelah 4 menit tekan plunger dengan lembut ke bawah. Jika sobat merasa terlalu berat saat menekannya, berarti gilingan kopi sobat terlalu halus. Jika sobat merasa tidak berat sama sekali maka gilingan kopi sobat terlalu kasar.

  10. Tuangkan isinya dari French Press kedalam cangkir sobat segera. Penting untuk melakukan ini segera karena membiarkannya didalam French Press akan melanjutkan ekstraksi. Enjoy!




Hasil yang diharapkan adalah kopi yang lembut, sedikit pahit dan berminyak, dimana sebagian orang sering mengadu argumen tentang hal ini bahkan sampai menjadi pro dan kontra.

Tapi, siapa yang tidak ingin kopi cepat, mudah dibuat dan bahkan terasa penuh dimulut.

Bukan begitu sob?

Saran:
  • Untuk 3 gelas tekan: 26 gram kopi untuk 385 gram air
  • Untuk 4 cangkir tekan: 34 gram kopi untuk 500 gram air
  • Untuk 8 gelas tekan: 60 gram kopi untuk 975 gram air
  • Gunakan kopi yang masih segar, sebaiknya 36-48 jam setelah dipanggang
  • Hangatkan French Press agar suhu air menyesuaikan
  • Tingkat penggilingan kopi kasar, seperti garam laut
  • Waktu resapan adalah 4 menit
  • Gunakan Carafe (wadah kopi): Jika sobat tidak segera meminum kopinya, maka jangan tinggalkan di French Press, karena kopi akan terus ter-ekstraksi dan menjadi pahit. Tuangkan ke dalam teko termal agar tetap panas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Kopi Solong

Aceh salah satu produsen kopi didunia dan kopi arabika merupakan kopi speciality dan tidak dimiliki oleh negara lain yang mempunyai rasa dan aroma khas kopi Aceh dan sumbernya ada di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah, Aceh. Selain kopi jenis arabika, ada kopi robusrta yang tidak kalah enaknya terutama robusta Lamno Aceh Jaya, Aceh yang tiada duanya. Ini yang menjadi sumber bahan baku untuk produksi kopi terkenal di Aceh dan manca negara yaitu KOPI SOLONG, ULEE KARENG, BANDA ACEH dan saat ini menjadi icon wisata Kota Banda Aceh. Sejarah Kopi Solong dan sebutan Solong hanya legenda artinya tidak tahu pasti apa artinya, namun ini sudah melekat erat dihati penikmat kopi sejak tahun 1974. Solon kata Cek Nawi (pemilik warung kopi solong Sp.7 sekarang) hanya panggilan orang-orang terhadap ayahnya (Haji Muhammad Kasaman) yang bekerja pada orang Tionghoa saat itu dan akhirnya ayahnya mendirikan usaha bubuk kopi, sampai saat ini populer dengan nama Kopi Solong. Kopi ini diolah secara tradis...

Di Kafe Ini Anda Bisa Tidur Sambil Makan

Jepang seolah tidak pernah kehabisan ide jika berurusan dengan kafe atau restoran. Di Negeri Sakura itu bisa ditemukan kafe kucing hingga hotel kapsul. Kali ini, sebuah kafe menyediakan tempat tidur agar pengunjung bisa tidur di dalam kafenya untuk memeringati  World Sleep Day  setiap tahun. Bertempat di Nescafe Harajuku, Shibuya, kafe ini mempersiapkan 10 kasur sandar. Tersedia tiga pilihan jenis kasur mewah di sana. Ada kasur elektrik, kasur berukuran besar, dan kasur yang bisa digunakan untuk gaya tatami atau lantai kayu sebagai alasnya. Kasur-kasur tersebut bernilai jual tinggi, mulai dari Rp14 juta hingga Rp115 juta harganya. Tak hanya itu, setiap tempat tidur sudah disediakan juga kontrol dari  smartphone  dan perangkat audio lengkap, seperti  headphone  dan juga  walkman . Pengunjung bisa bersantai baik kunjungan siang maupun malam hari. Tak ada aturan yang mewajibkan pengunjung tidur. Namun yang pasti, Anda harus memesan paling tidak satu...

Cerita Kopimu Bisa Mengantarkanmu Ke Gunung Halu, Simak Beritanya

Kopi  dan ngopi kini sudah menjadi gaya hidup sebagian besar kaum urban. Namun, faktanya mereka lebih senang menikmati kopi bukan di kedai lokal. Selain gengsi, mereka beranggapan kopi dari luar negeri jauh lebih nikmati ketimbang kopi Indonesia. Faktanya, mereka hanya belum mengerti kisah menarik di balik setiap kopi. Movement ini juga didukung oleh Arterous, art marketplace yang menghadirkan lebih dari produk karya 300 seniman independen lokal Indonesia di Alun-Alun Indonesia. Anda bisa menemukan karya seni tersebut di Restoran Palalada, Grand Indonesia sejak 3 sampai 4 Maret 2017. Untuk menarik perhatian masyarakat dengan  kopi   lokal, Anomali dan Alun-Alun Indonesia membuat sebuah movement 'Ceritain Kopi Indonesia'. Anda juga bisa berpartisipasi dalam gerakan 'Ceritain Kopi Indonesia' sekaligus berkesempatan ke Gunung Halu. Caranya, datang ke Restoran Palalada, Alun-Alun Indonesia, Grand Indonesia dan memotret sudut yang ada di sana. Kemudian unggah di In...